
Kamal menatap bayi mungil yang tengah tertidur pulas itu. Harusnya bayi itu masih mendapatkan pelukan dari ibunya, tapi ternyata sang ibu lebih memilih pekerjaannya. Walaupun begitu Kamal tidak bisa memaksa karena saat ini memang ekonominya tengah tidak baik.
Hingga suara pintu di ketuk membuyarkan lamunannya. Perlahan ia bangkit dari duduknya, ia berjalan pelan menuju ke pintu. Ternyata ada Dimas, pria kerabat pemilik rumah. Ia datang bersama seorang wanita.
"Tidak pa pa masuklah." perintah Kamal dan mereka pun masuk. Mereka duduk d...