
dipesantren...
"umi ernest jahat!!!"ujar rachel sambil mengis sesenggukan
Inayah mengalihkan tatapannya kearah naya,cleo dan rayyan
mereka bertiga kompak menggeleng kepala
rachel kembali merasakan mual
*huek!
Huek*
"kami sebenarnya kenapa chel? Kok muntah muntah kayak orang hamil gini?"tanya naya heran
rachel tidak menjawabnya
"nay antar rachel kekamarnya"suruh inayah
"baik mi"jawab naya
"yok chel"naya membantu rachel berdiri lalu memapah nya kekamar
Inayah langsung duduk di sofa sambil menangis"cobaan apalagi ini ya allah!"seru inayah,hatinya begitu hancur ketika musibah datang bertubi tubi dan di tambah lagi rachel depresi akibat kehilangan ernest
"yang sabar mbak,pasti ada hikmahnya dibalik kejadian kejadian itu"fajri mencoba menghibur inayah
di tempat lain...
Glen tertawa sambil menangis saat mengetahui ernest dan steven meninggal
"hahaha akhirnya aku berhasil menghabisi kamu ernest!!"teriak glen seperti orang gila
anak buah glen sudah pergi meninggalkan glen sejak lama karna glen sudah tidak mampu lagi membayar mereka
"kita sama sama hancur sekarang!!"teriak glen
"hiks kita sama sama hancur!!!"teriak glen sambil menangis,sepertinya dia menyesali perbuatannya
Prang!!!
Glen memecahkan botol wine yang dipegangnya,lalu ia mengambil satu serpihan pecahan botol
"ma,pa,bun maaf sudah membuat kalian menderita"ucap nya,kemudian glen memotong nadi nya sendiri menggunakan pecahan botol
Sebelum benar benar mati berulang kali glen mengucap kan kata maaf
Glen meninggal dalam kondisi sangat mengenaskan,lokasi tempat dia bunuh diri sangat jauh dengan permukiman warga
Bastian berkunjung kepesantren untuk melihat keadaan rachel
"bagaimana keadaan nak rachel?"tanya bastian kepada inayah
Inayah menunduk sejenak
"rachel depresi berat"jawab inayah
Deg!
"ini semua terjadi karna kesalahanku,andai saja aku tidak terlalu memanjakan glen semua ini tidak akan terjadi"bastian sangat menyesal
"rachel hamil"ujar inayah
"apa!!"pekik bastian saking terkejutnya
"hamil?"tanya bastian untuk memastikan bahwa yang didengarnya tidak salah
"ya"jawab inayah singkat
"astaga!"bastian mengusap wajah nya berkali kali,dirinya bingung harus bahagia atau sedih setelah menerima berita itu
bastian langsung menelfon dan memberitahu clara perihal kehamilan rachel
"allahuakbar!!"ucap clara sambil terduduk dilantai
"ada satu hal lagi yang ingin saya beritahu"kata bastian
"katakan!"pinta clara
"rachel depresi berat,dia selalu ingin pergi mencari ernest ,setiap kali bertemu xengan seseorang yang baju nya mirip dengan ernest dia langsung menggila mengejar orang itu"jelas bastian
Deg!!
Ponsel di tangan clara langsung terlepas dari genggamannya,air mata keluar begitu saja
"rachel kabue lagi mi!!!"teriak naya panik
"bagaimana bisa,rachel kan ada dikamarnya!"sahut inayah
"kami melihat dia berlari keluar gerbang mi!"ujar haikal
Sementara delia dan azmi langsung mengejar rachel
Deg!
Inayah bergegas membuka pintu kamar rachel
Lagi lagi inayah dibuat terkejut,ternyata jendela kamar sudah terbuka,entah bagaimana caranya rachel bisa dengan mudah membuka teralis besi yang terpasang di jendela
"rachel!!"gumam inayah,inayah bergegas berlari keluar
Bastian juga mengikuti inayah keluar
Mereka semua berlari mengejar rachel
Tak jauh dari pesantren mereka melihat orang orang berkerumun di pinggir jalan
"ada yang tabrakan kayaknya"ucap naya
Naya berlari untuk melihat
Deg!
"kak delia kenapa nangis?"tanya naya
Kaki naya gemetar sambil berjalan membelah kerumunan orang orang
bruk!
Naya terduduk diatas aspal
"kenapa ini semua bisa terjadi? Kenapa? Ini sungguh tidak adil!!!"naya akhirnya berteriak saking sedihnya
"chel kamu harus kuat"azmi memeluk tubuh rachel yang sudah bersimbah darah
Mobil ambulan datang dan membawa rachel kerumah sakit
"ayo mi!"haikal menuntun inayah naik ke mobil ambulan
bastian membawa yang lainnya menggunakan mobilnya
dirumah sakit...
Rachel langsung dilarikan keruang UGD untuk mendapatkan pertolongan pertama
"musibah datang bertubi tubi,aku sudah tidak kuat lagi,tolong jangan ada musibah lagi setelah ini"bastian memintah dalam hati
inayah duduk termenung,tidak ada air mata lagi yang bisa di keluarkan
naya mengelus punggung inayah"sabar ya mi"kata naya
"umi akan selalu sabar nak"jawab inayah
beberapa menit kemudian clara dan yang lainnya sampai dirumah sakit
"apa yang sebenarnya terjadi? Kenapa rachel bisa kecelakaan?"tanya clara sambil menangis,baru saja merasa sedikit bahagia,sekatang harus kembali bersedih
"bagaimana keadaan anak saya dok?"tanya inayah saat dokter keluar
"anak ibu mengalami koma,benturan dibagian kepala membuat anak ibu koma"jelas dokter
inayah langsung pingsan setelah mendengar penjelasan dari dokter
"kapan rachel bisa bangun?"tanya azmi
dokter bernama rini itu menghela nafas"kami tidak bisa menentukan"jawabnya
bastian mengacak ngacak rambutnya
"wali rachel silahkan ikut keruangan saya"kata dokter rini
bastian dan fajri langsung ikut keruangan dokter rini
"apakah kalian tahu kalau nak rachel sedang hamil?"tanya dokter rini,sokter rini bertanya seperti itu karna rachel masih kecil dan velum sepantasnya dia hamil
Bastian dan fajri mengangguk
"kami terpaksa mengeluarkan janin dari rahim sang ibu karna janinnya sudah meninggal akibat benturan"jelas dokter rini
"hiks kenapa aku harus kehialngan cucu ku juga? kenapa?"bastian sangat frustasi menghadapi nya
dokter rini ikut sedih"mau tidak mau aku harus terus menyaksikan hal seperti ini selama hidupku"gumamnya
disisi lain clara sibuk mengintrogasi adelia,nenurutnya delia sengaja membuat rachel tertabrak mobil
saat malam tiba azka datang kerumah sakit untuk melihat keadaan rachel
"betapa tidak bergunanya diriku"sesal azka
Atas keinginan bastian inayah akhirnya dirawat di ruang vip
rachel..
"abi!!"rachel berlari mengejar seseorang yang mirip dengan ustad faisal
"abi!!"panggil rachel lagi
"jangan datang kesini! Ini bukan tempat kamu! Pulang lah nak! Semua orang sudah menunggu mu!!"ujar ustad faisal
"nggak,chel mau sama abi!!"rachel berlari mengejar ustad faisal
Di dunia nyata para dokter berlarian dengan panik keruang lan rachel untuk melakukan pertolongan karna tubuh rachel kejang kejang
disisi lain..
"nak bagaiamana keadaan rachel?"tanya inayah kepada naya
Saat Mendengar pertanyaan inayah naya sangat ingin menangis"rachel baik baik aja mi"jawab naya sambil berusaha menahan tangis
"chel kamu harus bertahan,kasian umi"dalam hati naya
haikal dan azmi sibuk mengurus pesantren
"rachel kritis lagi"kata haikal setelah membuka pesan dari naya
deg!
azmi langsung pergi kekamarnya
"aaa!! Rachel!!"azmi sampai menangis senggukan
Dirumah sakit...
Alam mimpi rachel..
"pulang rachel!!"ustad faisal marah lalu menghsir rachel agar menjauh darinya
"hiks abi jahat!!"teriak rachel,dengan perasaan kecewa akhirnya rachel pulang
Di dunia nyata..
"alhamdulillah!"ucap dokter rini
bastian,fajri dan yang lainnya merasa lega akhirnya rachel sudha melewati masa kritisnya
{jangan lupa like,comen dan ikuti ya guys biar author tambah semangat nulisnya😅.}