(4) Identitas Tersembunyi (Vampire)

(4) Identitas Tersembunyi (Vampire)
vampire 39 (S2)


dipesantren...


"umi ernest jahat!!!"ujar rachel sambil mengis sesenggukan


Inayah mengalihkan tatapannya kearah naya,cleo dan rayyan


mereka bertiga kompak menggeleng kepala


rachel kembali merasakan mual


*huek!


Huek*


"kami sebenarnya kenapa chel? Kok muntah muntah kayak orang hamil gini?"tanya naya heran


rachel tidak menjawabnya


"nay antar rachel kekamarnya"suruh inayah


"baik mi"jawab naya


"yok chel"naya membantu rachel berdiri lalu memapah nya kekamar


Inayah langsung duduk di sofa sambil menangis"cobaan apalagi ini ya allah!"seru inayah,hatinya begitu hancur ketika musibah datang bertubi tubi dan di tambah lagi rachel depresi akibat kehilangan ernest


"yang sabar mbak,pasti ada hikmahnya dibalik kejadian kejadian itu"fajri mencoba menghibur inayah


di tempat lain...


Glen tertawa sambil menangis saat mengetahui ernest dan steven meninggal


"hahaha akhirnya aku berhasil menghabisi kamu ernest!!"teriak glen seperti orang gila


anak buah glen sudah pergi meninggalkan glen sejak lama karna glen sudah tidak mampu lagi membayar mereka


"kita sama sama hancur sekarang!!"teriak glen


"hiks kita sama sama hancur!!!"teriak glen sambil menangis,sepertinya dia menyesali perbuatannya


Prang!!!


Glen memecahkan botol wine yang dipegangnya,lalu ia mengambil satu serpihan pecahan botol


"ma,pa,bun maaf sudah membuat kalian menderita"ucap nya,kemudian glen memotong nadi nya sendiri menggunakan pecahan botol


Sebelum benar benar mati berulang kali glen mengucap kan kata maaf


Glen meninggal dalam kondisi sangat mengenaskan,lokasi tempat dia bunuh diri sangat jauh dengan permukiman warga


Bastian berkunjung kepesantren untuk melihat keadaan rachel


"bagaimana keadaan nak rachel?"tanya bastian kepada inayah


Inayah menunduk sejenak


"rachel depresi berat"jawab inayah


Deg!


"ini semua terjadi karna kesalahanku,andai saja aku tidak terlalu memanjakan glen semua ini tidak akan terjadi"bastian sangat menyesal


"rachel hamil"ujar inayah


"apa!!"pekik bastian saking terkejutnya


"hamil?"tanya bastian untuk memastikan bahwa yang didengarnya tidak salah


"ya"jawab inayah singkat


"astaga!"bastian mengusap wajah nya berkali kali,dirinya bingung harus bahagia atau sedih setelah menerima berita itu


bastian langsung menelfon dan memberitahu clara perihal kehamilan rachel


"allahuakbar!!"ucap clara sambil terduduk dilantai


"ada satu hal lagi yang ingin saya beritahu"kata bastian


"katakan!"pinta clara


"rachel depresi berat,dia selalu ingin pergi mencari ernest ,setiap kali bertemu xengan seseorang yang baju nya mirip dengan ernest dia langsung menggila mengejar orang itu"jelas bastian


Deg!!


Ponsel di tangan clara langsung terlepas dari genggamannya,air mata keluar begitu saja


"rachel kabue lagi mi!!!"teriak naya panik


"bagaimana bisa,rachel kan ada dikamarnya!"sahut inayah


"kami melihat dia berlari keluar gerbang mi!"ujar haikal


Sementara delia dan azmi langsung mengejar rachel


Deg!


Inayah bergegas membuka pintu kamar rachel


Lagi lagi inayah dibuat terkejut,ternyata jendela kamar sudah terbuka,entah bagaimana caranya rachel bisa dengan mudah membuka teralis besi yang terpasang di jendela


"rachel!!"gumam inayah,inayah bergegas berlari keluar


Bastian juga mengikuti inayah keluar


Mereka semua berlari mengejar rachel


Tak jauh dari pesantren mereka melihat orang orang berkerumun di pinggir jalan


"ada yang tabrakan kayaknya"ucap naya


Naya berlari untuk melihat


Deg!


"kak delia kenapa nangis?"tanya naya


Kaki naya gemetar sambil berjalan membelah kerumunan orang orang


bruk!


Naya terduduk diatas aspal


"kenapa ini semua bisa terjadi? Kenapa? Ini sungguh tidak adil!!!"naya akhirnya berteriak saking sedihnya


"chel kamu harus kuat"azmi memeluk tubuh rachel yang sudah bersimbah darah


Mobil ambulan datang dan membawa rachel kerumah sakit


"ayo mi!"haikal menuntun inayah naik ke mobil ambulan


bastian membawa yang lainnya menggunakan mobilnya


dirumah sakit...


Rachel langsung dilarikan keruang UGD untuk mendapatkan pertolongan pertama


"musibah datang bertubi tubi,aku sudah tidak kuat lagi,tolong jangan ada musibah lagi setelah ini"bastian memintah dalam hati


inayah duduk termenung,tidak ada air mata lagi yang bisa di keluarkan


naya mengelus punggung inayah"sabar ya mi"kata naya


"umi akan selalu sabar nak"jawab inayah


beberapa menit kemudian clara dan yang lainnya sampai dirumah sakit


"apa yang sebenarnya terjadi? Kenapa rachel bisa kecelakaan?"tanya clara sambil menangis,baru saja merasa sedikit bahagia,sekatang harus kembali bersedih


"bagaimana keadaan anak saya dok?"tanya inayah saat dokter keluar


"anak ibu mengalami koma,benturan dibagian kepala membuat anak ibu koma"jelas dokter


inayah langsung pingsan setelah mendengar penjelasan dari dokter


"kapan rachel bisa bangun?"tanya azmi


dokter bernama rini itu menghela nafas"kami tidak bisa menentukan"jawabnya


bastian mengacak ngacak rambutnya


"wali rachel silahkan ikut keruangan saya"kata dokter rini


bastian dan fajri langsung ikut keruangan dokter rini


"apakah kalian tahu kalau nak rachel sedang hamil?"tanya dokter rini,sokter rini bertanya seperti itu karna rachel masih kecil dan velum sepantasnya dia hamil


Bastian dan fajri mengangguk


"kami terpaksa mengeluarkan janin dari rahim sang ibu karna janinnya sudah meninggal akibat benturan"jelas dokter rini


"hiks kenapa aku harus kehialngan cucu ku juga? kenapa?"bastian sangat frustasi menghadapi nya


dokter rini ikut sedih"mau tidak mau aku harus terus menyaksikan hal seperti ini selama hidupku"gumamnya


disisi lain clara sibuk mengintrogasi adelia,nenurutnya delia sengaja membuat rachel tertabrak mobil


saat malam tiba azka datang kerumah sakit untuk melihat keadaan rachel


"betapa tidak bergunanya diriku"sesal azka


Atas keinginan bastian inayah akhirnya dirawat di ruang vip


rachel..


"abi!!"rachel berlari mengejar seseorang yang mirip dengan ustad faisal


"abi!!"panggil rachel lagi


"jangan datang kesini! Ini bukan tempat kamu! Pulang lah nak! Semua orang sudah menunggu mu!!"ujar ustad faisal


"nggak,chel mau sama abi!!"rachel berlari mengejar ustad faisal


Di dunia nyata para dokter berlarian dengan panik keruang lan rachel untuk melakukan pertolongan karna tubuh rachel kejang kejang


disisi lain..


"nak bagaiamana keadaan rachel?"tanya inayah kepada naya


Saat Mendengar pertanyaan inayah naya sangat ingin menangis"rachel baik baik aja mi"jawab naya sambil berusaha menahan tangis


"chel kamu harus bertahan,kasian umi"dalam hati naya


haikal dan azmi sibuk mengurus pesantren


"rachel kritis lagi"kata haikal setelah membuka pesan dari naya


deg!


azmi langsung pergi kekamarnya


"aaa!! Rachel!!"azmi sampai menangis senggukan


Dirumah sakit...


Alam mimpi rachel..


"pulang rachel!!"ustad faisal marah lalu menghsir rachel agar menjauh darinya


"hiks abi jahat!!"teriak rachel,dengan perasaan kecewa akhirnya rachel pulang


Di dunia nyata..


"alhamdulillah!"ucap dokter rini


bastian,fajri dan yang lainnya merasa lega akhirnya rachel sudha melewati masa kritisnya


{jangan lupa like,comen dan ikuti ya guys biar author tambah semangat nulisnya😅.}